Harian Kasus Covid-19 Mencapai 20 ribu

       Penyakit corona virus 2019 atau  Corona Virus Disease-19 (COVID-19) adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh jenis virus corona. Nama lain dari penyakit ini adalah Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-COV2). Kasus COVID-19 pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, pada Desember 2019. Dalam beberapa bulan saja, penyebaran penyakit ini telah menyebar ke berbagai negara, baik di Asia, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah serta Afrika. Pada tanggal 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mendeklarasikan penyebaran COVID-19 dikategorikan sebagai pandemi.

    Menyebarnya wabah COVID-19 ini hingga ke wilayah Indonesia, tentu sangat mengkhawatirkan semua pihak. Seperti dapat dicermati dari pengalaman beberapa negara serta wilayah lain, penangangan COVID-19 tidak mungkin dapat dilakukan oleh Pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan terpadu dari semua pihak, termasuk Pemerintah, pihak swasta dan dunia usaha, perguruan tinggi (PT), serta masyarakat.

        Tim riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan 72 persen atau 44 dari total 61 sampel klinis pasien Covid-19 telah terinfeksi varian Delta. Hingga 21 Juni 2021, LIPI sudah selesai mengidentifikasi 61 sampel dimana 44 di antaranya mengandung virus SARS-CoV-2 varian Delta.

           Epidemiolog Universitas Airlangga Windhu Purnomo menilai pandemi virus corona di Indonesia saat ini sudah memasuki fase mengerikan usai positivity rate atau rasio kasus positif covid-19 melalui pemeriksaan PCR atau swab test tembus 51,62 persen pada Selasa (22/6).

         Menurut saya kenapa bisa terjadi seperti ini dikarenakan masyarakat tidak menjaga dan mematuhi ptotokol kesejatan seperti, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan menjauhi kerumunan. Akibatnya ketika masyarakat tidak mengikuti protokol kesehatan akan semakin marak nya kasus positif Covid-19 ini. Dihimbau untuk masyarakat agar mematuhi dan menjaga kesehatan. Supaya dengan kita menjaga dan mengikuti protokol kesehatan bisa memutuskan rantai penyebaran Covid 19 ini dan tidak ada lagi kasus kasus positif berikutnya. 


NAMA : Wildan Mu'taz Assidiqi

NPM : 16819605

Kelas : 2MA06

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kemewahan Teori Konspirasi

Kehidupan Lain di Alam Semesta, Mitos atau Fakta?

Rencana Pemberlakuan PSBB Tahap 2